Beberapa Kekhawatiran Orang Tua Akan Anaknya Yang Tidak Bisa Dipungkiri

Sampai Kapan Pun Keluarga Akan Menjadi Tempat Kalian Pulang

Perjalanan orang tua tunggal itu sangatlah berat. Mungkin di depan terlihat okey, terlihat aman-aman saja. Mereka terlihat kuat dan serba bisa tapi mereka tidak sebaik itu didalam. Banyak hal yang dirasakan oleh para orang tua tunggal. Tapi mereka tidak tahu harus mengatakan pada siapa, mau berbagi pada siapa, mau cerita pada siapa. Karena sudah tidak ada lagi orang yang bisa dia bersandar. Terutama para ibu-ibu. Semua ibu-ibu yang bisa hidup sendirian membesarkan anaknya. Sendiri, tanpa bantuan tangan laki-laki, itu adalah salah satu hal tersulit yang harus dialami, di hadapi. Tapi mau dikatakan apalagi. 

Beberapa Kekhawatiran Orang Tua Akan Anaknya Yang Tidak Bisa Dipungkiri

Semua ibu yang bisa sampai hari ini berdiri tegak sendiri, membesarkan anak-anaknya. Membesarkan putra putrinya, itu rasanya berat sekali, kalian adalah orang hebat. Kalian adalah superhero. Kalian adalah benar-benar super hero. Karena itu tidaklah mudah. Itu bukan hal mudah untuk dilakukan. Itu bukan hal mudah untuk siapapun itu. Jadi penghargaan setinggi-tingginya untuk para orang tua tunggal. Kalian hebat, kalian bisa menjalani semua dengan lapang dada. Dengan pikiran yang jernih, dengan pikiran yang tenang. Kalian mengubur ego dan mimpi kalian. Untuk fokus pada anak, pada kehidupan kalian.

Itu adalah salah satu hal penting dan sulit dilakukan. Bagi orang lain mungkin itu terlihat biasa saja. Mungkin bagi beberapa orang okey, itu bisa kok. Tapi itu hanya semata-mata. Hanya apa yang terlihat. Tapi kalian tidak berada di posisi tersebut. Kalian tidak berada pada posisi dimana yang benar-benar harus kehilangan banyak hal. Dan itu sangatlah sulit. Tidak mudah. Ada yang bergejolak di dalam kepala dan hati.

Dimana banyak sekali kekhawatiran yang dirasakan para orang tua tunggal, khawatir akan tidak bisa memberikan yang terbaik bagi anaknya. Khawatir akan anaknya tidak mengalami hal yang tidak menyenangkan. Khawatir anaknya akan mendapatkan pasangan yang kasar, jahat. Ada banyak sekali kekhawatiran yang dimiliki oleh para ibu-ibu dan orang tua tunggal lainnya tapi itulah kenyataan, itulah yang terjadi.