Mengenal Carob Yang Menjadi Pengganti Cokelat


Pada umumnya, bubuk carob digunakan sebagai pemanis alami dalam pembuatan kue. Tidak hanya itu, carob juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Mulailah dengan membersihkan tenggorokan Anda untuk meredakan gejala pencernaan. Muncul dalam berbagai bentuk, tidak hanya dalam bentuk bubuk tetapi juga dalam bentuk sirup hingga pil.

Kenali sejarah carob

Peradaban Yunani kuno adalah yang pertama menanam pohon carob. Setiap pohon terdiri dari jenis kelamin betina dan jantan atau tunggal. Sebuah pohon jantan dapat menyerbuki 20 pohon betina. Setelah enam atau tujuh tahun, pohon carob bisa menghasilkan ratusan biji kakao. Biasanya waktu panen jatuh tepat pada musim gugur.

Ada cerita menarik di Encyclopedia of Healing Foods. Pada 1800-an, ahli kimia di Inggris menjual biji carob kepada penyanyi. Pada saat itu, mereka percaya bahwa mengunyah biji carob dapat menjaga pita suara dalam kondisi yang baik saat membersihkan tenggorokan.
Benar atau tidak, bubuk carob belum kehilangan popularitasnya sejauh ini. Banyak orang menggunakan bedak ini untuk berbagai kebutuhan, termasuk kesehatan.

Khasiat dan Manfaat Carob

Lantas apa saja hal yang membuat carob unggul dan pantas untuk dicoba?

Nilai gizi tinggi

Bagi mereka yang menjalani diet rendah lemak, bubuk carob adalah cara yang tepat. Karena kandungan lemaknya hampir nihil. Namun, kandungan gula ini masih lebih rendah dibandingkan dengan produk turunan cokelat. Sebut saja choco chips yang mengandung 92 gram gula, dibandingkan bubuk carob yang hanya 51 gram.

Tinggi Serat dan Bebas Gluten

Bagi mereka yang tidak bisa mentolerir gluten, bubuk carob bisa menjadi teman baru Anda. Karena tidak mengandung gluten. Kelebihan lainnya adalah ada sekitar 5 gram serat dalam dua sendok makan bubuk carob. Artinya, sudah memenuhi 20% dari asupan harian yang dianjurkan. Asupan serat yang cukup membuat seseorang merasa kenyang lebih lama. Kelebihan lainnya adalah mengontrol kadar gula darah, mencegah sembelit dan tentu saja menghindari konsumsi kalori yang berlebihan.

Kaya akan Kalsium

Faktor lain yang membuat carob lebih sehat daripada kakao adalah kandungan kalsiumnya. Mineral penting untuk kesehatan tulang ini adalah 42 miligram dalam dua sendok makan bubuk carob. Kalsium juga menjaga kesehatan otot, saraf, dan fungsi jantung. Selain itu, konsumsi oksalat yang berlebihan dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

Meredakan Masalah Pencernaan

Bagi yang sering mengalami masalah pencernaan, coba konsumsi carob. Ini mengandung tanin. Berbeda dengan tanin yang larut dalam air pada tumbuhan, tanin dalam carob memiliki efek mengeringkan saluran pencernaan. Dengan demikian, dapat mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya di usus dan mengeluarkan zat beracun.
m

Leave a Reply

Your email address will not be published.