Beberapa Bahaya Dari Minum Kopi Terlalu Banyak


Selain mengetahui waktu terbaik untuk minum kopi, pecinta kafein juga perlu mengetahui bahaya minum kopi terlalu banyak. Toleransi setiap orang terhadap kafein berbeda, jadi aman untuk minum kopi dalam jumlah sedang setiap hari. Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa gen seseorang juga memainkan peran besar dalam toleransi seseorang terhadap kafein.

Jika Anda tahu berapa batas yang wajar untuk asupan kafein harian Anda, maka nutrisi seperti vitamin B, magnesium, potasium, dan antioksidan bisa didapatkan dari kopi. Meski tidak sama, mengonsumsi 250mg kopi per hari masih aman. Namun hal ini tentu saja tergantung pada banyak faktor, seperti apakah Anda merokok, sedang hamil atau berisiko patah tulang.

Jadi apa salahnya minum kopi terlalu banyak?

Frekuensi buang air kecil meningkat

Akibat minum kopi, frekuensi buang air kecil seringkali bisa meningkat. Hal yang sama bisa terjadi ketika orang minum teh terlalu banyak.

Bahkan tidak menutup kemungkinan asupan kafein yang berlebihan dapat menyebabkan inkontinensia urin pada orang-orang tertentu, apalagi jika tidak diimbangi dengan minum air putih.

Kecanduan

Salah satu dampak buruk kopi adalah kandungan kafeinnya. Ketika seseorang terbiasa memulai hari dengan asupan kafein, itu menjadi kecanduan tersendiri.

Kafein mengaktifkan bahan kimia di otak, mirip dengan efek kokain dan amfetamin. Namun, bahaya minum kopi adalah ketergantungan psikologis dan fisik.

Merasa cemas

Kopi mengandung kafein yang membuat seseorang merasa lebih waspada karena menghalangi efek zat kimia otak yang disebut adenosin, yang menyebabkan kelelahan. Pada saat yang sama, kafein juga melepaskan hormon adrenalin, yang meningkatkan energi.

Insomnia

Penelitian mengatakan, bahaya minum kopi sebelum siklus tidur menjadi predisposisi seseorang untuk insomnia, karena efek kopi dapat meningkatkan kewaspadaan, sehingga sulit untuk tidur. Tak hanya itu, jumlah waktu tidur seseorang bisa berkurang drastis, terutama di usia tua. Biasanya pengaruh kafein dan siklus tidur juga dipengaruhi oleh faktor genetik.

Masalah Pencernaan

Jika salah satu efek dari minum kopi terlalu sering bisa membuat orang ingin buang air besar, itu ada hubungannya dengan efek pencahar dari kopi. Saat mengonsumsi kopi, lambung akan memproduksi hormon yang mempercepat aktivitas di usus.

Kopi tidak menimbulkan efek samping apapun bila dikonsumsi dengan benar, bahkan memberikan manfaat yang baik bagi tubuh. Di sisi lain, terlalu banyak asupan kafein dapat berdampak negatif yang mengganggu produktivitas sehari-hari.

Karena reaksi setiap orang terhadap kafein bisa berbeda, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu bagaimana tubuh mentoleransi kafein. Ingatlah untuk menjaga gaya hidup sehat dengan tetap aktif, tidur nyenyak dan makan makanan bergizi.

Kenali Air Tebu Yang Ternyata Bisa Berbahaya Juga Loh


Minuman tebu menjadi minuman dengan kandungan gula yang termasuk tinggi direkomendasikan tidak hanya untuk penderita diabetes, tetapi juga untuk orang biasa. Inilah bahaya sari tebu jika dikonsumsi terlalu sering. Memang benar air tebu mengandung banyak antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Tetapi pada saat yang sama, kandungan gulanya cukup tinggi. Artinya, penderita diabetes atau mereka yang meminimalkan kandungan gula pada setiap yang di konsumsi sangat cocok.

Penderita diabetes menghindari air tebu

Tidak hanya orang normal yang menjaga kadar gula darahnya dan harus menghindari jus tebu, penderita diabetes juga harus memilih jenis minuman lain. Kadar gulanya sangat tinggi sehingga sangat berbahaya jika kadar gula darah naik tajam.

Ada penelitian yang bilang jika kandungan dari air tebu ini sangat baik untuk pankreas manusia. Ini adalah hormon yang mengatur kadar gula darah seseorang. Namun, penelitian ini masih memerlukan pengamatan lebih lanjut dan tidak berarti aman untuk penderita diabetes.

Manfaat lain dari sari tebu

Air tebu mengandung sumber antioksidan berupa fenol dan flavonoid. Inilah sebabnya mengapa banyak orang mengklaim bahwa minuman ini cukup sehat.

Karena sari tebu tidak melalui banyak proses seperti minuman lain dengan tambahan pemanis, kandungan vitamin dan mineralnya tetap utuh.

Air tebu juga memiliki elektrolit seperti potasium yang dapat menghilangkan dahaga. Dalam sebuah penelitian terhadap 15 pengendara sepeda, jus tebu sama efektifnya dengan minuman isotonik dalam menghilangkan dahaga para atlet. Namun, kadar gula darah atlet tercatat mencapai puncaknya setelah mengonsumsi sari tebu.

Meskipun ada yang menjadikan air tebu sebagai gula pengganti, namun Anda tetap tidak boleh terlalu sering mengkonsumsi ini. Mau bagaimana pun, tetap saja ada kandungan gula yang terdapat pada air tebu ini yang jika terlalu banyak dikonsumsi akan berbahaya.

Sekedar mengingatkan Anda saja, tidak semua penjual air tebu di pinggir jalan itu bersifat murni. Ada juga pedagang nakal yang sudah merendamkan tebu tersebut pada air gula sehingga rasanya akan semakin manis. Waspadai hal ini agar Anda tidak terkena penyakit kencing manis atau pun diabetes.

Menu Makanan Berwarna Agar Anak Memiliki Nafsu Makan

Salah satu cara agar si kecil semakin bersemangat menghabiskan makanannya adalah dengan membuat menu yang terlihat menarik. Tentu saja, warna di piring anak Anda, serta anggota keluarga lainnya, harus disajikan dengan bahan-bahan alami. Karena dengan pewarna makanan alami, keluarga mendapatkan nutrisi tambahan dalam makanannya.

Cara termudah untuk membawa warna alami ke menu Anda adalah dengan menggunakan bahan-bahan berwarna yang berbeda. Tahukah Anda bahwa menggunakan bahan makanan yang berwarna-warni, selain membuat masakan menjadi menarik, juga dapat memastikan masakan yang Anda siapkan untuk keluarga mengandung gizi yang seimbang. Bahan makanan seperti buah dan sayur memiliki variasi warna, rasa dan tekstur yang masing-masing memiliki nilai gizi yang berbeda.

Jenis Variasi Warna Makanan

Jadi semakin banyak variasi yang Anda masukkan ke dalam hidangan, semakin banyak nutrisi yang bisa Anda dapatkan. Anda bahkan dapat menemukan nutrisi utama dalam buah dan sayuran berdasarkan warna, seperti yang tercantum di bawah ini.

  • Warna merah seperti apel merah, bit, tomat, stroberi dan lainnya mengandung vitamin B, C, K dan likopen yang mengandung antioksidan.
  • Warna kuning dan oranye seperti wortel, jeruk, lemon, mangga, jagung dan lain-lain kaya akan vitamin C dan beta-karoten yang baik untuk kesehatan mata, jantung dan meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Warna hijau seperti brokoli, bayam, kangkung, paprika hijau, apel hijau dan lain-lain juga tinggi serat dan asam folat serta tinggi antioksidan.
  • Warna ungu dan biru seperti terong, blueberry, anggur ungu dan lainnya mengandung antioksidan yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.
  • Makanan berwarna putih seperti kembang kol, bawang putih, pisang, kentang, bawang bombay dan lainnya tinggi serat dan dapat membantu menurunkan kolesterol.

Cara lain untuk memasukkan warna berbeda ke dalam menu harian Anda, termasuk saat memanggang kue dan makanan ringan, adalah dengan menggunakan pewarna alami saat mengolah makanan. Misalnya saat mewarnai kue, nasi, telur dan lain sebagainya. Berikut penjelasan yang bisa kalian gunakan di rumah saat menghidangkan makanan untuk anak Anda.