Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Mengunjungi Ahli THT ?


Kotoran telinga umumnya bisa keluar secara alami. Namun, beberapa kondisi dapat menyebabkan kotoran telinga terperangkap dan menumpuk di saluran telinga. Pada kondisi ini, ada jalan terbaik yaitu membersihkan telinga di dokter THT.

Apalagi jika penumpukan kotoran tersebut sudah menimbulkan rasa tidak nyaman. Meskipun ada kit ekstraksi lilin yang dijual bebas, metode ini tidak disarankan. Menggunakan pembersih telinga yang salah dapat meningkatkan risiko cedera telinga dan penyakit telinga.

Waktu yang tepat untuk membersihkan telinga di THT

Faktanya, memasukkan sendiri benda asing ke dalam saluran telinga tidak dianjurkan. Baik dalam bentuk finger, cotton bud, ear scraper atau wax extractor dijual bebas.

Mencoba membersihkan telinga sendiri kemungkinan besar akan mendorong kotoran telinga dan tersangkut di saluran telinga. Selain itu, menggunakan pembersih telinga terlalu dalam atau terlalu keras juga dapat menyebabkan cedera.

Spesialis THT dapat melakukan pemeriksaan dan menentukan prosedur pembersihan telinga terbaik untuk kondisi Anda. Sebagai ahlinya, dokter THT akan menggunakan alat pembersih serumen, seperti ekstraktor kotoran telinga, secara aman dan efektif.

Beberapa gejala penyakit telinga yang berhubungan dengan kotoran telinga umumnya membaik saat kotoran telinga dikeluarkan. Tak hanya itu, dokter spesialis THT bisa menyelidiki penyebab penumpukan kotoran telinga jika diperlukan penanganan lebih lanjut.

Prosedur pembersihan telinga di dokter THT

Di THT, ada beberapa kemungkinan prosedur pembersihan telinga, yaitu dengan obat tetes telinga, mencuci telinga dengan cara spray, micro-suction dengan earwax extractor, atau ear scraping dengan earwax scraper.

Irigasi telinga

Irigasi telinga adalah metode paling umum yang digunakan oleh ahli THT untuk menghilangkan kotoran telinga yang menyumbat telinga. Mereka akan menggunakan cairan yang disuntikkan ke saluran telinga dengan pompa listrik untuk mendorong kotoran telinga keluar. Dokter THT juga dapat menggunakan penghilang lilin yang lebih kuat untuk prosedur ini.

Hisap mikro

Microsuction adalah metode aspirasi kotoran telinga ke dalam THT yang dilakukan lebih jarang daripada irigasi. Metode ini dilakukan dengan menggunakan alat lengkung panjang yang disebut kuret.

Ekstraktor kotoran telinga ini dapat dengan lembut mengikis kotoran telinga ke dalam saluran telinga untuk membersihkan sumbatan saat membersihkan saluran telinga Anda.

Mengenal Pertimbangan Dari Penggunaan Kaki Palsu


Kaki palsu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penggunanya. Namun, tidak semua orang bisa langsung berjalan dengan kaki ini. Beberapa orang mungkin memerlukan tongkat, kruk, atau alat bantu jalan lainnya untuk berjalan dengan kaki palsu. Kebutuhan kaki palsu dibedakan berdasarkan tingkat amputasi, kemampuan fisik, tujuan dan kebutuhan pribadi setiap pengguna.

Pertimbangan saat menggunakan kaki palsu

Dengan bentuk amputasi ini, prostesis lutut bagian bawah biasanya lebih mudah digunakan daripada prostesis lutut bagian atas.

Sementara itu, jika Anda tidak terlalu aktif dan kehilangan kaki karena penyakit arteri perifer atau diabetes, Anda akan lebih sulit menggunakan prostesis daripada seseorang yang sebelumnya sangat aktif.

Keputusan untuk menggunakan kaki palsu harus merupakan kesepakatan dan kerjasama antara Anda dan dokter. Untuk mendapatkan jenis prostesis yang tepat dan pas, sebaiknya diskusikan hal ini dengan ahli prostesis.

Bagian Prostetik

Berikut beberapa bagian kaki palsu yang harus Anda ketahui fungsinya.

Sistem Suspensi

Sistem ini mengamankan kaki prostetik dari suspensi vakum, penguncian distal dengan pin atau lanyard, hingga pengisapan lengan.

Soket

Soket adalah kesan akurat dari sisa kaki yang berfungsi untuk mengamankan prostesis ke kaki Anda.

Kaki Palsu

Kaki palsu terbuat dari bahan yang ringan dan tahan lama. Bentuk kaki prostetik mungkin atau mungkin tidak termasuk sendi lutut dan pergelangan kaki yang berfungsi, tergantung pada lokasi amputasi Anda.

Ada banyak pilihan dari komponen-komponen di atas, yang semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda dapat mendiskusikan fitur dan komponen ini dengan ahli prostetik yang ditunjuk dokter.

Tantangan dalam Menggunakan Anggota Badan Prostetik

Setelah prostesis dibuat, Anda akan menjalani rehabilitasi untuk memperkuat kaki, lengan, dan sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) saat Anda terbiasa berjalan dengan kaki baru.

Anda akan dibantu oleh ahli terapi fisik, dokter rehabilitasi, dan terapis okupasi untuk membuat rencana rehabilitasi berdasarkan tujuan mobilitas atau gerakan Anda. Belajar berjalan dengan kaki palsu bisa jadi menantang, bahkan setelah proses rehabilitasi selesai.

Anggota badan palsu mungkin perlu diganti seiring waktu

Seiring waktu, fungsi gigi palsu yang Anda pakai bisa berkurang. Masalah ini dapat disebabkan oleh sisa kaki Anda yang telah stabil dan Anda siap untuk beralih ke prostesis yang lebih tahan lama. Atau Anda mungkin telah melampaui batas prostesis dengan menggunakannya lebih sering atau berbeda dari yang dirancang.

Beberapa Alasan Mengapa Seseorang Menjadi Optimis


Tidsoptimist adalah istilah Swedia yang berarti “optimisme waktu”. Jika Anda sering terlambat bekerja, ceroboh, menyerahkan tugas tepat waktu, dan membuat orang lain menunggu lebih lama dari yang dijanjikan, Anda mungkin orang yang optimis terhadap waktu.

Alasan mengapa seseorang menjadi optimis waktu

Berikut adalah beberapa kemungkinan alasan mengapa seseorang optimis tentang pasang surut.

Tidak dapat menghitung waktu dengan benar

Seorang optimis waktu biasanya selalu terlambat karena dia tidak dapat memprediksi berapa banyak waktu yang dia perlukan untuk melakukan pekerjaannya dengan baik.
Ketidakmampuan ini seringkali membuat Anda menunda-nunda karena merasa masih banyak waktu untuk melakukannya di lain waktu.

Anda mungkin juga berpikir bahwa semua pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat, tetapi pada kenyataannya itu membutuhkan waktu lebih lama dari yang diharapkan.

Tidak bisa memprioritaskan

Tidsoptimist juga dapat dikaitkan dengan ketidakmampuan untuk memprioritaskan, di mana seseorang menghabiskan banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai dan menunda pekerjaan yang lebih penting. Misalnya, mereka lebih suka menghabiskan waktu di media sosial daripada melakukan pekerjaan mereka.

Sikap ini muncul karena Anda merasa masih punya banyak waktu untuk bekerja, yang membuat Anda rileks dan melakukan hal lain yang bukan prioritas.

Ingin melakukan banyak hal dalam waktu terbatas

Tidsoptimist juga bisa terjadi karena Anda ingin melakukan banyak hal, tanpa mempertimbangkan waktu yang cukup untuk melakukan semuanya. Kondisi ini dapat menyulitkan Anda untuk berusaha memenuhi semua kewajiban yang telah disepakati.
Anda mungkin harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain dan melakukan banyak hal dalam waktu yang terbatas.

Ujung-ujungnya, sikap ini membuat Anda selalu ketinggalan jadwal, selalu merasa terburu-buru, memberikan pekerjaan yang tidak maksimal, bahkan mungkin mengalami masalah lain yang seharusnya tidak terjadi.

Budaya barang

Ada juga yang berpendapat bahwa tidsopitimist berkaitan dengan kebiasaan tersedak, atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan “sistem kecepatan” (SKS), yang erat kaitannya dengan anak sekolah dan pelajar.

Ini adalah kondisi di mana seseorang nengerjakan semua tugas mendekati tenggat waktu dan selesai dalam waktu singkat. Contoh lain adalah mempelajari sesuatu yang baru saat mendekati waktu penutupan.

Jenis Penyakit Air Saat Berenang di Kolam Umum


Selain cedera, salah satu risiko berenang yang harus diwaspadai adalah tertular penyakit yang bisa menyebar melalui air. Kelompok penyakit ini sering disebut sebagai penyakit rekreasi air dan umumnya menyerang area renang umum seperti kolam renang, taman bermain air, sauna, spa, danau dan sungai.

Penyakit ini bisa terjadi ketika air di kolam renang terkontaminasi kuman. Risiko berenang meningkat jika kolam tidak dirawat dengan baik dan orang yang berenang di dalamnya tidak dapat menjaga kebersihannya.

Jenis penyakit air ini biasa terjadi di kolam renang

Setiap orang rata-rata memiliki 0,14 gram tinja di daerah anus. Di dalamnya terdapat banyak kuman yang dapat menyebabkan berbagai penyakit.

Berenang dengan banyak orang di kolam yang sama akan membersihkan dan mencemari air kolam, meningkatkan risiko penyakit. Ada banyak kondisi air yang bisa diakibatkan karena terlalu sering berenang di kolam bersama. Beberapa risiko berenang yang paling umum meliputi:

Diare

Bahaya berenang yang paling umum adalah diare. Kondisi ini bisa terjadi ketika air kolam yang terkontaminasi bakteri tertelan. Diare dapat disebabkan oleh berbagai kuman seperti Cryptosporidium, Giardia, Shigella dan E. coli.

Penularan diare di kolam renang dapat terjadi karena tinja penderita diare mengandung miliaran kuman. Saat orang tersebut berenang, kuman menyebar dengan mudah di dalam air dan dapat tertelan oleh orang lain di kolam yang sama. Risiko dan bahaya berenang dapat dikurangi dengan menambahkan klorin yang dapat membersihkan dan membunuh kuman.

Gangguan Telinga

Bahaya terlalu sering berenang di kolam renang umum adalah kondisi telinga berikutnya yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini sering disebut sebagai swimmer’s ear atau otitis eksterna. Telinga perenang dapat berkembang jika air tertahan di saluran telinga luar untuk waktu yang lama. Kondisi ini membuat area telinga menjadi lembab dan memudahkan bakteri berkembang biak.

Ruam kulit

Risiko lain dari berenang adalah ruam kulit yang dapat disebut sebagai ruam bak mandi air panas atau folikulitis pesudomonas. Gejala folikulitis termasuk ruam merah gatal dengan lepuh berisi nanah di sekitar folikel rambut. Gejala paling parah biasanya muncul di area tubuh yang terendam atau terkena air paling lama.

Infeksi Saluran Pernapasan

Risiko berenang berupa infeksi saluran pernapasan bisa muncul jika Anda menghirup cipratan air dari kolam renang yang mengandung kuman berbahaya. Salah satunya adalah Legionella, kuman penyebab penyakit Legionnaires (pneumonia berat) dan demam Pontiac.

Mengenal Pengertian Skeptis Serta Ciri-Cirinya


Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, skeptisisme adalah ketidakpercayaan atau keraguan terhadap keberhasilan suatu pelajaran, dan sebagainya. Kita tahu skeptisisme ketika orang lain kritis dan tidak cepat percaya fakta yang mereka dengar. Para skeptis memahami bahwa pengujian asumsi mengarah pada pengetahuan, inovasi, dan kreativitas yang lebih besar. Agama, filsafat, ilmu pengetahuan, sejarah, psikologi umumnya percaya bahwa setiap sumber pengetahuan ada batasnya.

Pengertian Skeptisisme Menurut Filsafat

Skeptisisme adalah bagian penting dari berpikir kritis. Istilah skeptis berasal dari bahasa Yunani skepticos, yang berarti “menginformasikan” atau “mengawasi”. Orang yang skeptis biasanya membutuhkan bukti tambahan sebelum menerima sesuatu sebagai kebenaran. Mereka berani menantang status quo dengan pertanyaan terbuka dan mendalam.

Dari sudut pandang filosofis, skeptisisme adalah sikap mempertanyakan informasi atau pengetahuan yang telah diturunkan kepada umat manusia hingga saat ini. Berbagai ilmu yang ditulis di masa lalu tidak dianggap sebagai hal yang pasti.

Bagaimana Anda menjadi skeptis positif?

Bagaimana orang dewasa meniru seni skeptisisme positif tidak hanya membantu pengambilan keputusan, tetapi juga menunjukkan kepada anak-anak cara berpikir untuk diri mereka sendiri. Dan ketika anak-anak belajar berpikir untuk diri mereka sendiri, mereka belajar untuk percaya pada diri mereka sendiri. Berikut adalah cara menjadi skeptis positif dan selalu mempertanyakan kebenaran:

Jadilah orang yang mencurigakan

Jadilah orang yang terus curiga bahwa ada fakta lain di balik sebuah fakta. Dari orang yang menjual produk dan layanan hingga kandidat untuk jabatan politik, kita dibanjiri dengan keputusan yang memaksa kita untuk bertindak. Thomas Kida, dalam bukunya Don’t Believe Everything You Think, menunjukkan betapa mudahnya kita ditipu dan mengapa kita harus belajar berpikir skeptis.

Penuh keraguan

Kita rentan terhadap indoktrinasi, propaganda, dan daya tarik emosional yang kuat. Itu sebabnya iklan, berita TV, atau kampanye apa pun dalam hal ini terus-menerus mencoba mengatur cara kita berpikir. Cobalah untuk mengenali batas-batas klaim kebenaran kepada siapa pun. Ajukan pertanyaan kepada diri sendiri, seperti “apa logika argumen ini?”. Dengarkan diri Anda ketika ada yang tidak beres.

Ambil Posisi Oposisi

Cara berikutnya untuk menjadi skeptis positif adalah dengan mengambil posisi yang belum tentu Anda setujui hanya demi argumen. Posisinya tidak perlu agresif, tetapi cukup untuk mengatakan: “Untuk lebih memahami ide ini, izinkan saya memainkan peran oposisi”. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang suatu masalah.

Gunakan Logika dan Intuisi

Dalam Embracing Contraries, Peter Elbow mengatakan bahwa keraguan dan keyakinan adalah salah satu tindakan dasar paling kuat yang dapat kita lakukan dengan pikiran kita. Orang menjadi pemikir yang lebih baik ketika mereka menyebarkan keraguan dan keyakinan secara lebih sadar melalui logika dan intuisi daripada melalui kebetulan.

Apakah Kanker Bisa Sembuh Dengan Sendirinya?


Tergantung pada tingkat keparahannya, kanker adalah penyakit yang dapat disembuhkan dengan perawatan yang tepat. Tapi apakah kanker bisa sembuh sendiri? Meski terdengar mustahil, namun nyatanya hal ini sudah beberapa kali terjadi. Kondisi di mana kanker sembuh dengan sendirinya disebut regresi spontan atau remisi spontan. Yuk simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Kanker bisa sembuh dengan sendirinya

Remisi spontan atau regresi spontan adalah suatu kondisi di mana tumor menghilang atau menyusut tanpa pengobatan khusus. Dalam beberapa kasus, fenomena biologis ini memungkinkan kanker untuk sembuh dengan sendirinya. Tumor yang dapat hilang atau menyusut tanpa pengobatan apa pun juga dikenal sebagai ‘St. disebut tumor elang peregrine’.

Istilah ini muncul pada abad ke-13. Saat itu, seorang pendeta bernama Peregrine Laziozi menderita kanker tulang di daerah tulang kering atau shinbone, namun tiba-tiba sembuh tanpa pengobatan sebelum menjalani operasi amputasi yang dijadwalkan.

Dalam kasus Pendeta Peregrine Laziozi, tumor yang tertanam di tulang telah hilang sama sekali tanpa bekas. Awalnya, banyak ahli mengira bahwa kondisi ini merupakan salah satu kasus salah diagnosis. Pasalnya, teknologi kedokteran saat itu belum secanggih sekarang.

Namun seiring berjalannya waktu, bahkan hingga saat ini, kanker masih bisa sembuh dengan sendirinya. Ini membuktikan bahwa remisi spontan adalah fenomena biologis yang nyata.

Sejauh ini, frekuensi remisi spontan belum ditetapkan. Fenomena ini diperkirakan terjadi pada 1 dari 100.000 kasus kanker. Tapi ada kemungkinan angka sebenarnya lebih tinggi dari perkiraan yang tercatat.

Pasalnya, dalam banyak kasus kanker tidak terdeteksi pada stadium dini karena tidak menimbulkan gejala apapun. Akibatnya, jumlah kanker yang sembuh sendiri tanpa pengobatan tidak dapat dicatat.

Peran sistem kekebalan dalam menyembuhkan kanker tanpa pengobatan

Hingga saat ini, penyebab hilangnya kanker tanpa pengobatan masih dalam penyelidikan. Yang dianggap paling erat kaitannya adalah kemampuan sistem imun tubuh untuk melawan sel kanker sehingga tumor akhirnya menyusut atau bahkan menghilang.

Dilihat dari beberapa kasus remisi spontan yang tercatat, sebagian besar terjadi setelah pasien mengalami infeksi akut. Dalam sebuah laporan yang membandingkan 16 kasus kanker yang sembuh dengan sendirinya atau menjadi lebih kecil, demam sebelum remisi spontan ditemukan sebagai faktor penyebab utama.

Penjelasan Warna Kulit Mengikuti Ayah Atau Ibu?


Setelah kehamilan dan persalinan, pertanyaan tentang siapa yang mengikuti warna kulit anak mungkin muncul di kepala Anda. Hampir semua bayi yang lahir biasanya berwarna putih karena belum terkena sinar matahari. Warna kulit bayi di perut menyesuaikan dengan lingkungan berair di dalam rahim. Setelah lahir, kulit bayi mengalami perubahan kecil yang membantunya beradaptasi dengan dunia baru di sekitarnya.

Penjelasan Warna Kulit Anak

Zat melanin sudah ada pada 9 minggu kehamilan, tetapi sebagian besar produksi melanin hanya terjadi setelah kelahiran. Semakin banyak melanin yang diproduksi, semakin gelap kulit bayi.

Bayi dari orang tua berkulit gelap mungkin memiliki kulit yang lebih terang saat lahir daripada orang tua mereka dan menjadi gelap seiring waktu. Biasanya diperlukan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun bagi kulit anak untuk mencapai tingkat warna dasarnya selain dari paparan sinar matahari.

Protein ditambahkan ke lapisan kulit yang menyebabkannya menahan air dan berkontribusi pada elastisitas.

Siapa yang mengikuti warna kulit anak?

Jika Anda atau pasangan Anda berkulit gelap, bayi Anda akan lahir putih, satu atau dua warna lebih terang dari Anda. Diperlukan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan bagi kulit untuk menunjukkan warna aslinya.

Jika Anda dan pasangan memiliki warna kulit yang berbeda, Anda mungkin bertanya-tanya siapa yang akan mengikuti warna kulit anak Anda. Beberapa orang tua mengatakan bahwa mereka dapat menentukan warna kulit anak mereka ketika mereka tumbuh dewasa dengan memeriksa bagian atas telinga bayi. Ada kemungkinan warna kulitnya akan mendekati warna tersebut.

Lebih mirip ibu atau ayah?

Teori evolusi mengatakan bahwa seorang ayah lebih mungkin menginvestasikan waktu dan sumber dayanya jika dia melihatnya sebagai keturunannya sendiri.

Namun, penelitian mengatakan jika sebagian besar bayi mengikuti orang tua mereka, dan bayi yang baru lahir lebih mirip ibu mereka dalam tiga hari pertama kehidupan. Sebuah teori evolusi mengatakan sebaliknya. Jika bayi yang baru lahir menyerupai ibu, ayah akan merawat bayi itu meskipun bukan anak.

Mengapa Beberapa Bayi Lebih Seperti Satu Orang Tua?

Jika seorang bayi tumbuh menjadi persis sama dengan salah satu orang tuanya, bukan berarti dia mendapatkan lebih banyak gen hanya dari satu orang tuanya. Setiap anak mendapat jumlah gen yang sama dari ibu dan ayah.

Namun, banyak juga bayi yang tidak mirip dengan orang tuanya tetapi merupakan kerabat dekat dari kedua belah pihak keluarga. Misalnya sebagai bibi atau nenek. Hal ini karena bayi mengambil semua gen yang dapat diwariskan dari kedua belah pihak. Dan ini masih menjadi misteri genetik.

Mengenal Tanaman St. John’s Wort Yang Bermanfaat


St. John’s wort merupakan tanaman obat yang dianggap efektif meredakan gejala depresi. Tanaman ini umumnya tersedia dalam bentuk teh, tablet, cairan, hingga obat oles. Namun, apa saja manfaat St John’s wort untuk mengobati gejala depresi yang terbukti secara ilmiah dan aman digunakan? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Apakah Aman Mengambil St. John’s Wort Untuk Mengobati Depresi?

Selama berabad-abad, St. John’s wort telah digunakan sebagai obat herbal untuk mengobati kondisi medis, termasuk depresi.

St John’s wort mengandung beberapa bahan aktif, seperti hypericin, hyperforin, dan adhyperforin, itulah sebabnya diyakini memiliki manfaat kesehatan. Bahan aktif ini dipercaya dapat meningkatkan jumlah pembawa pesan kimia di otak seperti serotonin, dopamin, dan norepinefrin. Sebuah tinjauan, St. John’s Wort dianggap efektif untuk mengobati depresi berat.

Studi lain menyatakan bahwa St. John’s wort memiliki efek yang sama dengan antidepresan pada depresi ringan dan sedang.

Manfaat St John’s Wort Lainnya

Selain untuk mengobati depresi, St John’s wort juga dianggap efektif dalam mengobati kondisi medis lainnya, antara lain:

Meredakan Gejala Menopause

Menurut ahli, mengonsumsi St. John’s wort atau meminumnya dengan black cohosh atau obat herbal lainnya diyakini dapat meredakan gejala menopause, seperti hot flashes.

Meredakan Kondisi Somatik

St. John’s wort juga dipercaya dapat meningkatkan efektivitas mengobati kondisi somatik, yaitu kondisi medis di mana seseorang memiliki ketakutan yang tidak semestinya terhadap gejala fisik seperti nyeri, kelelahan, dan sesak napas, namun penyebab medisnya belum ditemukan.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menunjukkan berbagai manfaat wort St John di atas. Efek samping dari St. John’s wort. Mengoleskan St. John’s wort pada kulit juga dapat menyebabkan ruam. Selain itu, obat herbal ini dapat meningkatkan kepekaan kulit dan mata terhadap sinar matahari.

Jika Anda memiliki kondisi tertentu, seperti lupus, atau sedang mengonsumsi obat yang menyebabkan fotosensitifitas (peningkatan sensitivitas kulit saat terkena sinar ultraviolet), bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi St. John’s wort untuk menghindari efek samping.

Inilah Penyebab Yang Membuat Lutut Terasa Kaku


Tentu saja terasa tidak nyaman untuk bergerak jika lutut kaku dan sulit digerakkan. Biasanya ini adalah keluhan dari orang tua atau orang yang aktif secara fisik, seperti atlet atau instruktur olahraga. Lutut yang kaku bisa terjadi karena otot di kaki yang tidak seimbang dan kelenturan yang terbatas. Tak hanya itu, cedera dan peradangan sendiri juga bisa menyebabkan lutut menjadi kaku.

Penyebab Lutut Kaku

Beberapa penyebab umum lutut kaku meliputi:

Cedera Tulang Rawan

Saat terjadi cedera pada tulang rawan di lutut, akan terdengar suara retak. Tulang rawan menisci adalah tulang rawan yang berbentuk huruf “C”. Fungsi tulang ini adalah sebagai penyangga atau peredam kejut antar tulang pada sendi lutut. Jika Anda secara tidak sengaja memutar atau menggerakkan lutut, Anda bisa melukainya. Umumnya, ini terjadi saat berolahraga atau aktivitas fisik berintensitas tinggi lainnya.

Selain itu, meniskus rentan mengalami degenerasi akibat penuaan. Tentu saja, seiring bertambahnya usia, mereka lebih rentan terhadap retak. Saat Anda mengalami hal ini, biasanya ada gejala lain yang menyertai seperti nyeri, bengkak, kaku pada lutut, kesulitan menggerakkan lutut, dan rasa lutut keluar.

Cedera Ligamen

Ligamen adalah kumpulan serat yang menghubungkan satu tulang ke tulang lainnya. Di lutut, ligamen memanjang dari tulang paha (femur) ke betis (tibia).

Seseorang dapat merobek atau meregangkan ligamen lutut secara berlebihan. Gejala yang terjadi selain lutut kaku adalah nyeri pada sendi lutut, posisi lutut tidak stabil dan juga disertai pembengkakan.

Artrofibrosis

Arthrofibrosis, juga dikenal sebagai sindrom lutut kaku, terjadi ketika jaringan parut berlebih menumpuk di sekitar sendi lutut. Kondisi ini sering dialami oleh seseorang yang baru saja menjalani operasi di area lutut.

Setidaknya sekitar 6% orang yang menjalani operasi penggantian lutut akan mengalaminya. Gejala lain yang terkait dengan artrofibrosis termasuk nyeri lutut, pembengkakan, kehangatan, dan kesulitan meluruskan saat berjalan.

Radang sendi

Setidaknya ada tiga jenis radang sendi yang bisa menyebabkan lutut kaku dan nyeri. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

  • Radang sendi

Osteoarthritis terjadi akibat robeknya tulang rawan di antara tulang lainnya. Ketika tulang rawan ini habis, tulang-tulang di lutut saling bergesekan. Hal ini dapat membuat tulang terasa kaku dan nyeri. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang berusia 55-64 tahun.

  • Artritis reumatoid

Arthritis adalah penyakit autoimun yang membuat tubuh menyerang jaringan itu sendiri. Secara umum, rheumatoid arthritis terjadi pada kedua lutut. Selaput tipis ini menutupi sendi lutut juga membengkak, membuat lutut terasa kaku.

Mengenal Anak Autis Serta Cara Untuk Menyembuhkannya


Anak autis umumnya tidak memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal fisik. Namun, mereka mungkin mengalami kesulitan berinteraksi dan berjuang untuk mengendalikan perilaku mereka. Oleh karena itu, penyandang autisme, terutama anak-anak, terkadang mengalami kesulitan hidup bahkan membutuhkan pengawasan lebih dari orang tuanya. Apakah anak autis bisa sembuh total? Simak ulasan selanjutnya untuk menemukan jawabannya!

Apa itu autisme?

Autisme, atau gangguan spektrum autisme, adalah gangguan perkembangan sistem saraf yang mempengaruhi komunikasi dan perilaku seseorang. Kondisi ini berlangsung seumur hidup jika tidak ditangani secara optimal.

Secara umum, gejala autisme dapat berbeda pada setiap individu. Gejala ini dapat terjadi pada usia 12-24 bulan. Namun, dalam beberapa kasus, gejala ini tidak diperhatikan sampai dewasa.

Apakah anak autis bisa disembuhkan?

Anak autis tidak dapat disembuhkan. Namun, jangan berkecil hati karena kondisi ini masih bisa dikendalikan dengan perawatan tertentu.
Dengan terapi yang tepat bagi anak autis, anak dapat berkomunikasi dan berperilaku seperti anak normal.

Tujuan merawat penyandang autisme adalah untuk membantu anak berkomunikasi lebih baik, meminimalkan kecemasan sosial, dan mengurangi perilaku yang menantang.

Dalam hal ini, tenaga medis biasanya melakukan kombinasi manajemen gejala, pengembangan keterampilan, dan dukungan, termasuk pengobatan, terapi perilaku, terapi psikologis, terapi wicara, terapi okupasi, terapi pendidikan, dan diet.

Bagaimana cara Anda merawat anak autis?

Karena setiap orang dengan autisme memiliki gejala dan kondisi yang berbeda, pengobatannya mungkin tidak sama. Tergantung pada kondisi pasien, perawatan atau intervensi yang berbeda diberikan, yang dapat berubah seiring waktu. Dikutip dari ahli, berikut pilihan pengobatan untuk anak autis yang bisa Anda diskusikan dengan dokter.

Terapi Edukasi

Terapi pendidikan mencakup program pendidikan terstruktur yang mencakup berbagai kegiatan untuk meningkatkan keterampilan sosial, komunikasi, dan perilaku.

Terapi Keluarga

Terapi keluarga biasanya dilakukan dengan orang tua atau kerabat lainnya. Dalam terapi ini, mereka dapat belajar bermain dan berinteraksi dengan anak-anak, antara lain:

  • Interaksi sosial dan keterampilan komunikasi
  • Menangani perilaku bermasalah
  • Mengajarkan kecakapan hidup
Terapi Kreatif

Terapi kreatif meliputi terapi alternatif dan komplementer dalam mengelola gejala autisme. Terapi seni ini bisa berupa terapi seni atau musik untuk mengurangi kepekaan anak terhadap sentuhan dan suara.

Terapi Sensorik

Meskipun tidak terbukti secara ilmiah, terapi sensorik sering digunakan untuk mengobati ciri-ciri autisme. Hal ini didasarkan pada anggapan bahwa penyandang autisme memiliki gangguan sensorik. Ini memastikan bahwa orang dengan autisme tidak dapat mentolerir dan memproses informasi sensorik, seperti sentuhan, keseimbangan, dan pendengaran.